Batang ke Banjir an

17/01/2014 at 18:23 | Posted in Kota Batang | Leave a comment
Tags:

Jum’at 17 Januari 2014

Hujan turun sejak tadi malam, bahkan pagi harinya pun hujan masih saja mengguyur kota ini, yah barangkali saja ini memang sedang musimnya, di kotaku sendiri orang mempunyai singkatan untuk bulan yang 1 ini, JANUARI mereka menyingkatnya dengan sebutan huJAN sehaRI-hari, entah sedikit memaksa atau tidak tetapi yang jelas saat ini hujan memang selalu mengguyur hampir tiap hari.

Tak seperti biasanya, hujan kali ini menyebabkan banjir di beberapa titik, air tergenang di ruas-ruas jalan yang ku lalui pagi itu, di tambah ketika melewati POM Bensin di Jl. Jend. Sudirman terdapat pohon yang tumbang yang sempat menyebabkan kemacetan dari arah timur tepatnya dari Pasar Batang hal itu sudah terlihat, laju kendaraan pun mulai melambat sampai menuju ke POM Bensin tersebut.

Sehabis jum’atan hari ini (17/1) aku coba berkeliling dan memotret lokasi-lokasi yang tergenang air hujan.

Pasar BatangLokasi Depan Pasar Batang

Di depan Pasar Batang kondisi lalu lintas tidak seperti pagi hari tadi dimana laju kendaraan berjalan normal seperti biasa, hanya saja hujan masih terus mengguyur.

Arah Menuju Jl. Gajah MadaArah Menuju Jl. Gajah Mada

Jalan menuju Gajahmada ini sementara ditutup oleh Polisi Lalu Lintas, disamping tampak mobil patroli berada di tengah jalan ini untuk menutup akses sementara ke Gajahmada mungkin dikarenakan kondisi genangan air yang cukup dalam, tampak pula bapak tukang becak sedang menarik becaknya, kalau dilihat mungkin genangan air hampir mencapai lutut beliau.

Arah menuju Alun2Arah menuju Alun2

PerempatanPerempatan Alun-Alun

Dari mulai perempatan yang menuju ke Jl. Gajahmada sampai ke alun-alun, banyak Polisi lalu lintas yang ikut berjaga-jaga, karena genangan air disekitar situ cukup dalam, terutama di lajur-lajur kiri, banyak pengendara kendaraan diarahkan untuk sedikit ke lajur kanan.

Alun2Pos Polisi Alun2 Batang

Dua mobil Patroli Polisi inipun ikut  terendam air, ketika saya mencoba mendekat ke alun2 melewati 2 mobil itu kedalaman air hampir mencapai lutut.

Alun-Alun BatangAlun-Alun Batang
air menggenang hampir diseluruh alun-alun

DSC02435Alun-Alun

Kantor Pos BatangKantor Pos Batang

Ruko BatangRuko Batang

Tampak di foto jalan menuju ke arah Yos Sudarso ini tergenang air, namun air hanya sampai pertigaan Pasar Senggol, untuk Ruko sendiri tergenang oleh air kira-kira sedikit diatas mata kaki.

jl.ra kartiniJl. RA Kartini Kauman Batang

Depan Gedung WanitaDepan Gedung Wanita

Samping RSUD KalisariSamping RSUD Batang

Watesalit BatangWatesalit Batang

Watesalit - Jok BakhirWatesalit Batang

Ketika sampai Watesalit, banyak warga bergerombol turut menyaksikan banjir ini, pemandangan seperti ini menjadi keasyikan tersendiri sepertinya terutama bagi anak-anak kecilnya, banyak juga kendaraan yang sempat mogok ketika melewati genangan air biasanya warga menyarankan untuk mencari jalan ke arah lain dan mereka juga memasang portal penghalang untuk memperingatkan warga agar tidak mengambil jalan ke arah itu.

Area Persawahan KalipucangArea Persawahan Kalipucang Wetan
Area sawah di Desa Kalipucang juga ikut tergenang air, kalau dilihat-lihat malah jadi seperti area tambak yang biasanya ada di daerah pesisir laut

Jl.Pajang Kalipucang KulonKalipucang Kulon

Kalipucang KulonKalipucang Kulon

Sama seperti ketika melewati Watesalit, di Kalipucang ini juga banyak anak-anak kecil ikut melihat genangan air kali ini, dan banyak juga kendaraan yang terlihat mogok ketika melewatinya, ketika masuk kedalam gang ada beberapa warga ikut membantu pengendara yang  kendaraannya pada mogok tadi.

Depan Pemandian KaranganyarDepan Pemandian Karanganyar

jl Gajah MadaJl. Gajah Mada

Samping Alun2Samping Alun2

samping alun-alunSamping Alun-Alun

NB :
Ternyata juga ada temen2 yang sudah memposting tentang banjir di Batang ini sebelumnya, simak cerita mereka disini :

1. www.grupbatang.org
2. mas Vianz Mazzola di Youtube

Advertisements

Bubur Kacang Ijo Pasar Batang

12/01/2014 at 12:38 | Posted in Kota Batang, Uncategorized | 1 Comment
Tags: ,

Cerita Di Kala Hujan Bulan Januari, begitu mas nya memberikan judul untuk tulisan kali ini, mungkin karena pada saat saya datang kesana  hujan masih turun tepat di Bulan Januari 2014 ini. Dulu ketika masih kecil, sehabis pulang dari mengaji di TPQ, saya pernah diajak Ayahanda mampir ke Pasar Batang, ingatan itu masih membekas sampai sekarang, tepatnya di Pasar Batang sebelah Timur, ada warung kecil tempat menjual bubur kacang ijo, di tempat itulah kenangan saya bersama ayahanda puluhan tahun yang lalu.

Minggu (12/1) saya sempatkan mampir kembali ke Warung itu, letaknya masih sama seperti dulu ketika pertama kali datang kesitu, deret kedua dari pintu masuk sebelah timur, disitu tertulis pula “Bubur Kacang Ijo” dengan tulisan berwarna merah dan warna dasar biru, warung yang masih menampilkan kesederhanaan, warung yang masih berdiri di tempat yang sama puluhan tahun yang lalu, tapi saya sedikit lupa seperti apa bentuk warung ini ketika dulu pertama kali diajak kesini . . .

Bentuk Warung

Inilah bentuk warung bubur kacang ijo yang sekarang ini, dengan cat bernuansa biru menghiasi dinding kayu dan pintu-pintunya, dan dari dulu masih menawarkan menu yang sama, “Bubur Kacang Ijo” ditambah dengan ketan item, selain itu juga ada Kopi Susu, Jamu Seduh dan Mie Rebus, Rokok dan mungkin makanan-makanan kecil yang lain, tetapi menu utamanya tetap bertahan sampai sekarang ini.

Untuk saya pribadi, jarang saya mendapatkan sebuah warung sederhana yang bisa bertahan puluhan tahun dengan mengandalkan menu yang sama, ketika masuk kedalam saya mendapatkan nuansa-nuansa yang seakan membawa ke masa lalu, disebelah kiri ada sebuah kalender dari salah satu Bank swasta Jawa Tengah, kemudian disampingnya lagi terpajang sebuah poster ukuran kecil dengan judul “Menghitung Rejeki” kemudian ketika melihat ke sebelah kanan terpampang pula poster yang agak lebih besar bergambar foto Bung Karno dan Keluarganya, ketika kita melihat ke tengah bagian atas ada sebuah bendera Merah Putih berukuran kecil dari plastik.

DSC02369

DSC02370Kalender dan Poster

Beliaulah Bp. Didi Samhudi Salim, berasal dari Kuningan Jawa Barat, penjual Bubur Kacang Ijo Di Pasar Batang tersebut, dari sejak 40 tahun yang lalu beliau sudah menekuni kegiatan ini, dengan lokasi yang sama, tepatnya Bulan Ramadhan atau Bulan November tahun 1973  bersama ayahnya mulai menjual bubur kacang ijo dilokasi Pintu Masuk Sebelah Timur Pasar Kota Batang, ada 3 resep yang masih tetap beliau jaga sehingga mampu bertahan sampai sekarang ini :

  1. Tetap menjaga kualitas rasa yang enak.
  2. Menjaga ruangan tetap bersih
  3. Memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan

Bapak berputra tiga (3) ini menjelaskan bahwa “sebagai pedagang hal itu sangat penting, pedagang itu tugasnya ya melayani sebaik mungkin, memberikan yang terbaik kepada orang-orang yang datang kesini”

Dan memang benar apa yang dikatakan oleh beliau, ketika saya masuk ke warung bubur kacang ijo ini, 3 hal yang beliau sampaikan tadi benar-benar beliau berikan, dari mulai tutur kata yang sopan, sampai pada ruangan yang terlihat bersih memang bisa dilihat, saat ini (ketika saya datang kesana) beliau dibantu oleh putra sulungnya (saya lupa menanyakan 🙂 nama mas’nya siapa ).

Pak Didi + Putra SulungBp. Didi Samhudi Salim + Putranya

Pelanggan WarungPelanggan Warung

Karena keberadaannya yang sudah 40 tahun inilah saya tuliskan cerita ini,
Suatu saat jika mampir ke Pasar Batang, cobalah cari di Parkir Pintu Masuk sebelah Timur, datang sendiri dan buktikan, walaupun hanya semangkuk kecil tapi membuat saya kekenyangan, padahal ketika disuguhkan sempat bertanya dalam hati, “Kok mangkuknya kecil gini, apa bakal kenyang ?” tapi ternyata dugaan saya salah.

Behind The Science :

  • Saya lupa nanya nama mas’nya
  • Saya juga lupa nanya warung ini buka dari jam berapa sampai berapa
  • Saya sempat diamarahin ibuk2 yg jualan di pinggir pintu masuk timur, gara2 parkir kendaraan sembarangan
  • Saya hujan2nan

Batang Arttention 2013

28/12/2013 at 02:33 | Posted in Kota Batang | Leave a comment

Batang ArTtention 2013 merupakan kegiatan pameran seni rupa yang diadakan oleh Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Batang, kegiatan ini berlangsung dari tgl 27 Desember 2013 s/d 1 Januari 2014 bertempat di Gedung Wanita Kab. Batang, Jl. Dr. Wahidin No.54 (samping Perpusda Batang).

Image

Sabtu (27/12) adalah hari pertama sekaligus sebagai acara peresmian dimulainya kegiatan pameran seni rupa ini, halaman gedung wanita tampak begitu ramai, di parkiran tampak kendaraan bermotor berjejer dan beberapa mobil aku lihat ada di depan lokasi, aku memilih duduk diatas kendaraan karena memang datang sendiri dan tak ada wajah-wajah yang aku kenal disitu, saat itu acara masih belum dimulai, acara pembukaan sepertinya berada di luar gedung tempat pameran berlangsung, tepatnya di depan pintu masuk, karena disitu aku lihat tratak dan beberapa kursi sudah disusun oleh panitia, kemudian dibagian depan juga tampak sebuah panggung yang sudah dipersiapkan.

Entah tepatnya jam berapa acara pembukaan dimulai, yang jelas aku lihat penonton cukup ramai saat itu, saya kurang tahu apakah mereka sebagai tamu undangan, seniman-seniman atau yang hanya sekedar penonton biasa seperti saya, bagiku ini kegiatan yang yang masih jarang di kota ini. Tentang kota ini (Batang), ada cerita yang menggugah batin saya, yaitu ketika Ketua Panitia bercerita tentang kejadian sebelumnya yang beliau alami, beliau mendapat telepon dari seseorang kemudian menanyakan tentang dimana tempat kegiatan pameran berlangsung, “Di Gedung Wanita Jogja Khan ?” kata seseorang itu dalam teleponnya, “Bukan, ini di Batang”  beliau menjawab, “Lho, Batang itu Dimana, saya kok tidak pernah dengar ?” kata seseorang itu dalam percakapan telponnya. Ya . . . cerita seperti itu sering kita alami, terutama kita yang pernah hidup di perantauan, di kota-kota besar ataupun di kota-kota lainnya, ketika kita menyebut “Kota Batang” sebagai daerah asal kita, orang akan bertanya balik  tentang itu, namun kita tak boleh malu untuk menyebut kota sendiri, “Batang” atau kita biasa menyebutnya “Mbatang”.

Dan Batang ArTtention saya kira bisa menjadi cara untuk mengenalkan kota ini, karena kalau dilihat di info yang diberikan, pameran ini juga dihadiri oleh peserta dan tamu undangan dari kota-kota lain, Bandung, Solo, Jogja, Pasuruan dan lainnya.

Dan dalam acara pembukaan itu ada juga kegiatan Penganugerahan Pemenang Festifal Film Pendek Pelajar Batang, kemudian pada hari berikutnya menyusul kegiatan workshop melukis kaca, seni tradisi, musik, sastra dan teater. Infonya didapat dari sini [Facebook Batang Arttention].

ImageBeliau adalah 2 seniman yang kami undang dalam pameran Batang Arttention, disebelah kiri adalah Bp. KH. D. Zawawi Imron, ditengah adalah lukisan kaca,dan sebelah kanan adalah ibu Rina Kurniyati sang pelukis kaca yang sekaligus akan memberi workshop melukis kaca pada rangkaian event pameran dengan tema “Positively Energy”
demikian yang ditulis oleh Ketua Panitia :

Rully WK, di Facebook Batang Arttention,

Dan ini beberapa foto yang ada di ruang pameran setelah acara resmi di buka oleh Perwakilan dari Bapak Bupati Batang, lebih asyik lagi kalau bisa melihatnya secara langsung tentunya.

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Kota Kecilku, Batang – Mbatang

04/08/2013 at 05:15 | Posted in Kota Batang | Leave a comment

Aku buka-buka lagi arsip lamaku di Facebook, dan kemudian kutemukan beberapa catatan-catatan kecil didalamnya, catatan-catatan yang aku buat beberapa tahun silam di akun tersebut, dan salah satunya adalah yang ini, tentang kota kecilku, kota dimana aku tinggal sekarang ini, kota kelahiranku, mereka menyebutnya Batang atau Mbatang, dengan embel-embel “M” didepannya, 1 dialek khas orang-orang di kota ini.

Kota Kecilku
7 November 2009 pukul 21:48

Continue Reading Kota Kecilku, Batang – Mbatang…

Rangkaian Kegiatan HUT Kab. Batang ke-47

04/04/2013 at 22:37 | Posted in Kota Batang | 5 Comments

Rangkaian Kegiatan Pemerintah Kabupaten Batang, Dalam Rangka Memeriahkan HUT Kabupaten Batang ke-47.

RANGKAIAN KEGIATAN

HUT KABUPATEN BATANG KE-47

2013

No

Kegiatan

Waktu

Tempat

1

Peresmian Kampung Batik

Selasa, 2 April

Desa Kalipucang Wetan

Jam. 08.00 WIB

2

Kirab “Parade 1001 Bunga”

Kamis, 4 April

Lapangan Dracik – Alun2

Jam 13.00 WIB

3

Ngejam bareng BNN

Minggu, 7 April

Jl. Veteran

 

 

Jam. 19.00-23.00

4

Lomba Drum band

Rabu, 10 April

Alun-Alun

08.00 WIB

5

Lomba Drum Band

Kamis, 11 April

Lap. Dracik – Gdg. Wanita

14.00 WIB

6

Ketoprak Panji Asmoro Bangun “Ande2 Lumuten”

Sabtu, 13 April

Jam 19.30 WIB

Pendopo Kab. Batang

Pemeran : Bupati-Wakil

Didik Nini Towok

Marwoto

7

Senam Massal Dan

Lomba Dance On the street

Minggu, 14 April

Jam 06. 00 WIB

Alun-Alun

8

Festival Solo Song

Minggu, 14 April

Jam 10.00 WIB

Pendopo Kabupaten

9

Lomba Seni Suara Perkutut

Minggu, 14 April

Jam 07.30 WIB

Lap. Kadilangu Kauman

10

Pentas Hiburan

Sabtu, 27 April

Jam 19.30 WIB

Alun-Alun

Masih ada acara-acara lain yang belum saya tulis disini

Kirab HUT Kabupaten Batang Ke#47 – 2013

04/04/2013 at 20:36 | Posted in Kota Batang | Leave a comment

Seperti tahun-tahun sebelumnya sebelum hari jadi Kab. Batang 8 April, diadakan berbagai kegiatan dalam rangka merayakan hari jadi tersebut. Salah satu kegiatan yang biasanya menjadi perhatian warga adalah Kirab.

Pada Kamis, 4 April 2013 Pemerintah Kabupaten Batang mengadakan Kirab “Parade 1001 Bunga”, dengan tema “Dengan Semangat Hari Jadi Ke-47 Mari Kita Bekerja Keras Untuk Mewujudkan Birokrasi Bersih dan Ekonomi Bangkit”.

Kirab ini dimulai pada pukul 13.30 WIB dengan rute sebagai berikut :

Start dimulai dari Lapangan Dracik – Jl. Ki Mangunsarkoro – Jl. Gajah Mada – Jl. KH. Ahmad Dahlan – Jl. Ahmad Yani – Jl. Diponegoro. Dengan Panggung Kehormatan berada di depan Rumah Dinas Bupati dan berakhir di Depan BRI Batang.

Image

Kirab Parade Seribu Satu Bunga

Continue Reading Kirab HUT Kabupaten Batang Ke#47 – 2013…

Pergantian Tahun Yang Indah

01/01/2013 at 01:15 | Posted in Kota Batang | Leave a comment

Terima Kasih sudah menghadirkan Emha Ainun Najib (Cak Nun) dan Kiai Kanjengnya Malam ini, untukku dan kota kecilku . . .
Basahi hati kami yang terlanjur kering dengan sholawat2.

Selamat Tahun Baru Masehi buat semuanya, dan untuk yang menemaniku malam ini, doaku dalam hati diantara sholawat dan kalimah tauhid yang terlantun, semoga Allah SWT mendengarnya . . .

Kenangan keluarga besar nenek

03/12/2012 at 17:14 | Posted in Kota Batang | Leave a comment

Entah pada tahun berapa foto ini diambil, tapi yang jelas dari foto tersebut nenekku masih kecil, menurut cerita dari ayahku foto ini diambil didepan rumah didesa Kasepuhan Batang. H. Noer Salam adalah nama ayah dari nenek yang memang waktu itu bertempat tinggal di Kasepuhan-Batang.

Keluarga H. Noer Salam

Keluarga Besarnya Nenek – Kasepuhan tempo dulu

Melihat foto peninggalan ini dan mengetahui silsilah keluarga dari nenek begitu mengasyikkan, seakan kita dibawa ke jaman dulu, dengan bangunan-bangunan khas Belanda yang tinggi dan besar-besar, kopiah / peci yang masih melekat diatas kepala, bahkan saudara-saudara nenek yang perempuan masih menggunakan kain dan baju batik.

Kalau ingat nenek, dia dulu pernah menggendongku dari Kauman sampai rumah dengan jalan kaki, orangnya kurus, rambutnya panjang, tidak jauh berbeda dengan foto masa kecilnya (nomor 9 – RED).

Next Page »

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.