menolak rindu ?

22/09/2014 at 18:23 | Posted in Uncategorized | Leave a comment

aku menolak rindu,
rinduku tentangmu,
rindu yang pada akhirnya menggores luka,
dan kenyataan yang berujung perih

Lagi-lagi ini tentang kamu jingga, entah berapa kali rasa rindu harus singgah dalam pemikiranku, dan entah berapa kali semua berujung pada kenyataan bahwa kamu memang benar tak lagi disisiku, kamu masih selalu hadir, bayangmu dan semua kenangan itu masih saja muncul disaat aku berada pada puncak kerinduan, disaat aku benar-benar merasakan kesepian. Kadang aku tak pernah sanggup untuk menolak rindu yang datang saat kesepian itu menyapaku, kadang aku juga tak pernah mampu menghapus memori tentangmu dan perjalanan setengah windu bersamamu. Aku benar-benar kehilanganmu, jejakmu yang tertinggal hanya dalam kenangan selebihnya aku tak pernah lagi tahu tentangmu, kita tak lagi saling berkirim kabar, apalagi sekedar untuk bersua dan menumpahkan rindu.

Titik Terendah

13/09/2014 at 19:45 | Posted in Uncategorized | Leave a comment

saat semua masalah dan letih menyapa, bersamaan
mempertanyakan kembali semua yang pernah kita mulai
suatu masa dalam hidup, kita pernah mengalaminya
titik terendah

terjatuh, tenggelam dan tersesat
bangkit hanya menjadi pemanis dilidah,
tanpa pernah terucap, lemah

Tanpanya . . .
pada Yang Maha Bijaksana

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.