:'(

10/04/2014 at 19:46 | Posted in Uncategorized | Leave a comment

Sebagai panitia, aku bisa mengamati siapa saja yang datang dan tidak di hari itu, apa yang terjadi di hari itu dari awal pembukaan sampai penutupan. Saat itu aku di tugaskan untuk menjaga tong suara, tidak terlalu berat, hanya mengantarkan pemilih untuk memasukkan di kotak yang tepat, dan dari mereka, (terutama orang-orang yang sudah sepuh) aku tahu bahwa kebanyakan mereka masih bingung untuk memilih siapa, terutama dengan kebanyakan calon yang tidak mereka kenal sama sekali. “Pusing mas” kata mereka setelah keluar dari bilik suara dan hendak memasukkan suara mereka kedalam kotak.

Ada satu peristiwa yang membuatku benar-benar menitikkan air mata saat itu, siang itu entah jam berapa ada 1 bapak-bapak yang dituntun putranya, bapak yang satu itu tidak bisa berjalan normal karena kaki dan tangan sebelah kanan terkena stroke sehingga membuatnya agak susah, baik untuk berjalan ataupun ketika akan membuka lembaran kartu suara yang dia pegang, aku lihat itu ketika dia berada di dalam bilik, aku mendekatinya tapi terhenti hanya sampai didepan biliknya, aku tak berani untuk masuk karena didalam bilik adalah 1 hal yang privasi menurutku, beberapa kali aku ingin membantunya, tapi masih tak berani, aku masih tak berani untuk masuk kedalamnya, aku hanya bisa melihatnya, aku benar-benar ingin menangis disitu, ini orang kenapa harus bersusah-susah untuk hanya sekedar memberikan suaranya di hari ini, dia yang lumpuh dia yang kesusahan untuk berjalan dan membuka kartu suara, padahal sering kita mendengar ketika orang-orang yang sudah terpilih ini jadi, mereka justru tidak pernah mengingat siapa yang sudah memilihnya.

Ketika dia keluar dari bilik aku tuntun dia untuk memasukkan ke dalam kotak, itupun dia masih bersikeras untuk memasukkannya sendiri, Ya Tuhan…. dia masih ingin memasukkannya dengan tangannya sendiri.

Air mataku benar-benar keluar, karena yang kuingat bahwa setelah mereka jadi, setelah mereka terpilih, mereka tidak pernah mati-matian membela orang yang sudah memilihnya, sementara di hari ini, di saat aku melihat perjuangan orang tua ini, dia benar-benar tulus, datang untuk memberikan hak pilihnya,

Bapak…. anda hebat, anda benar-benar orang hebat, dan anda membuat saya menangis di hari itu, saya  belajar banyak dari anda, tentang ketulusan, tentang perjuangan, dan tentang tanggung jawab.😥

DSC02655

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: