KH. Mahbub Imam Masjid Agung Batang

05/11/2012 at 11:48 | Posted in Kota Batang | Leave a comment

Ketika aku membuka document-document di laptopku, kutemukan document ini diantara beberapa document lain, dulu (beberapa bulan yang lalu – kalau tidak salah bulan Mei -) aku pernah mengajak anak-anak kelas 7 dan 8 untuk berkunjung ke rumah beliau.

Bagi kita yang berdomisili di Batang, atau tinggal di daerah Kauman mungkin kita tak asing lagi dengan beliau, karena beliau adalah salah satu ulama dan Imam Masjid Agung Darrul Muttaqin Batang. Namanya KH. Mahbub, tinggal di Kauman Batang, kadang kita menjumpai beliau ketika berjamaah di Masjid Agung, atau ketika berpapasan di jalan beliau biasa menggunakan sepeda bermotor (sepeda yang bisa berfungsi seperti motor).

KH. Mahbub, Lahir di Batang, sekitar tahun 1933, ayahnya bernama H. Dahlan Murtadho sedangkan ibunya bernama Umi Kulsum Hasan Palal.

Sobar Iman adalah nama lain beliau yang mungkin banyak dari kita belum tahu, kita lebih mengenalnya sebagai KH. Mahbub.

Beliau pernah memperdalam ilmu agama di salah satu pondok pesantren di kota Kendal, sekitar tahun 1950 an, disana beliau juga sering bersilahturrahim ke para kyai, ke Semarang, Demak dan kota-kota lainnya.

Dari pernikahan dengan Nur Ainun (Alm), KH. Mahbub dikaruniai 8 putra, 3 laki-laki dan 5 perempuan. Salah satu putranya menjadi pengasuh pondok pesantren di Kendal dan juga mengajar di Tsanawiyah. Saat ini beliau tinggal d, Jl. A. Yani Gg. Kenanga, RT.05 RW.02, Kauman – Batang.

Dalam perjalanan hidupnya beliau juga pernah tergabung dalam latihan RPKAD (Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat), beliau juga pernah menjadi security di salah satu pabrik dan Bank yang ada di Batang.

KH. Mahbub sendiri mulai menjadi Imam di Masjid Agung Darul Muttaqin adalah ketika Mbah Rambi (imam Masjid Agung dahulu) sebelum meninggal, beliau diberikan mandat untuk menjadi Imam selanjutnya, hal itu disampaikan oleh isteri Mbah Rambi dan selanjutnya diumumkan oleh Ky. Nawawi sebagai pengganti Imam masjid terdahulu. Tepatnya hari Jum’at tanggal 1 shuro.

Selama beberapa tahun setiap sholat 5 waktu diimami oleh beliau, ketika akan ditunjuk untuk membantu tugas KH. Mahbub menjadi Imam, beliau mengusulkan agar ditunjuk orang yang khafidzul Qur’an, dan Takmir masjid memutuskan Ahmad Syukron dari Banyurip, untuk menjadi Imam pada setiap Jum’at Manis dan Jum’at Kliwon menggantikan KH. Mahbub.

Sebelum pamit, beliau berpesan “Dimanapun kita berada iling (selalu ingat) sama sholawat, biar hati tenang dan damai, biar pikiran kita lebih padang, bacalah sholawat entah didalam hati atau diucapkan dengan lisan, semoga kita kelak mendapat Syafa’at dari junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, Amiieeenn . . .”

Minggu, 27 Mei 2012

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: