Angkringan Malam Bedagan

08/12/2011 at 12:02 | Posted in Uncategorized | 2 Comments

 Setiap tempat,setiap moment, setiap peristiwa selalu tak sama rasa yang kita peroleh, ditempat yang sama dengan moment yang berbeda menghasilkan rasa yang berbeda.  Di tempat yang sama, dalam moment yang sama tapi waktunya berbeda rasa yang kita peroleh akan berbeda pula.

😀 lagi ngomongin apaan sich, bingung kan, sama . . . aku yang nulis juga bingung, hahahaha . . .

Intinya saat ini aku rindu suasana ketika di Semarang dulu, suasana malam di kampung Bedagan Semarang, tempat kost ku dulu, ada angkringannya mas Eko dan Gedung sekolah dasar yang biasa dijadikan tempat mangkal untuk makan malam, tikar, semangkok mie rebus + telornya, rokok, teh hangat dan suasana malam tanpa atap-atap rumah, dan hanya ada langit luas yang terpampang ketika aku dan kawan-kawan merebahkan tubuh diatas tikar-tikar mas eko.

Malam bebas tanpa batas, maksudnya waktu itu kita bisa sampai tengah malam duduk-duduk disana tanpa ada rasa sungkan walaupun hanya makan mie rebus, teh hangat dan sebungkus rokok.😀

Angkringane Mas Eko

Bagaimana kabarnya Mas, angkringanmu kini tak pernah ku jumpai . . .

2 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Sayange Saiki Wes Gk ono Kang. . .

  2. Saiki onone opo ‘ow?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: