Amarah Pagi
Jumat, 9 Desember 2011 pukul 10:22 | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar07.30 WIB <——————————————–
Ketika senyum telah terangkat dari rautan wajah
1 peristiwa memaksaku untuk menghujat
Memaksa darah mengitari ubun-ubun diujung kepala
Helaan nafas dan pujian asma-Nya
Semoga mendamaikan semua
“Astagfirullahaladziem”
“Astagfirullahaladziem”
“Astagfirullahaladziem”
Ampuni kami atas amarah pagi ini
Tinggalkan sebuah Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.
