Nyanyian Hujan

Jumat, 4 November 2011 pukul 14:38 | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

Sedih…
Seperti hujan di siang ini, air mata seakan rintikannya yang selalu turun tak henti, tak pernah berhenti, aku benar-benar merasakan kesepian, aku sendirian disini, di sekolah ini, sekarang ini.

Aku lebih sedih lagi ketika melihatnya, aku ingin menyapanya, aku ingin menemaninya, duduk disampingnya, bercanda dan mencandai dia, menggoda dia, dan dia pasti akan menampar pundak ini sambil berkata “Jail”, tapi aku tak bisa .  .  . aku takut melukainya untuk kesekian kali, aku takut aku tak bisa menepati janjiku.

Apa kabar dia disana, sedang apa dia, aku benar-benar merasa kangen dengannya, ada setangkup rindu di sore ini, candanya, senyumnya, kesetiaannya, aku rindu dia Tuhan, aku menangis ik, cengeng ya…

Tuhan, tak bisakah Engkau berikan aku kesempatan untuk bersamanya, disela-sela hujan yang telah berhenti ini aku meneteskan air mata untuknya, karena aku merindukannya, masih pantaskah aku untuk sekedar menitipkan salam padanya,

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.