Sepucuk Surat Perpisahan

Jumat, 3 April 2009 at 12:35 | In Uncategorized | 3 Comments

Sepucuk surat ini tergeletak di meja server, surat yang baru saja di print dari seorang pengunjung warnet, namun tidak jadi diambil karena tinta print yang ngadat, sepucuk surat ini menyita perhatianku untuk beberapa saat, bahkan aku sempat membacanya berulang-ulang, ada segurat semangat yang dilontarkan untuk mewujudkan apa yang menjadi impiannya, meraih cita-citanya, dan pemberontakan atas situasi yang dihadapinya membuatnya seakan ingin bangkit dari sebuah keterpurukan, omongan-omongan miring dari beberapa orang menjadikannya pergi meninggalkan kota kelahirannya menuju ibukota negeri ini , Jakarta, tempat orang mencari harapan dan segenggam rupiah.

Sepucuk surat untuk Ibunda dan Keluarganya, sebagai tanda pamit dari seorang putri tercintanya, aku sendiri tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan seorang Ibu ketika menerima surat ini.

Baca Selengkapnya

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.